Cara Membuat Taman Vertikal Garden Sendiri Di Rumah Dengan Mudah

Cara Membuat Taman Vertikal Garden Sendiri– Membuat vertikal garden atau taman vertikal memang tidak semudah seperti kita membuat taman pada umumnya. Sedikit memerlukan keahlian dan ketelatenan agar taman bisa tercipta dengan sempurna. Pada dasarnya taman vertikal atau taman horizontal memiliki fungsi yang sama, yakni agar rumah terasa sejuk dan segar saat ditempati, serta sebagai hiasan rumah agar terlihat lebih cantik. Nah maka dari itu kali ini team Berlinhappens.com ingin berbagi menganai cara membuat taman vertikal garden dirumah sendiri dengan mudah.

Untuk membuat taman vertikal, disarankan untuk menggunakan tanaman yang berbobot ringan, kuat dan juga mampu menyerap air. Karena jika anda menggunakan tanaman yang berat maka malah akan merusak dinding tembok rumah anda nanti, karena lama-kelamaan akan ambrol terkena tekanan dari tanaman yang menempel pada dinding atau tembok rumah. Selain menggunakan tanaman yang memiliki berat yang ringan kita juga harus memepetimbangkan hal lainnya, Salah satunya adalah dengan menggunakan tanaman yang tingkat pertumbuhanya rendah. hal ini bertujuan agar anda tidak mesti memotong-motong tanaman tersebut agar indah hasilnya.

Jika kami ulas secara umum memang hampir semua jenis tanaman bisa anda tanam ditaman vertikal, namun anda juga harus mempertimbangkan faktor lingkungan. Bila taman vertikal yang akan anda buat didalam ruangan maka silahkan anda pilih tanaman indoor, dan begitu juga sebaliknya. Maka dari itu sebisa mungkin jangan gunakan tanaman merambat untuk taman vertikal rumah anda sebab setelah tumbuh nanti tanaman jenis ini susah untuk dikendalikan. nah setelah kita mengetahui tentang tumbuhan pada taman vertikal, selanjutnya kita akan mencoba membuat taman vertikal garden dengan mudah.

cara membuat taman vertikal garden

contoh taman vertikal garden

Cara Membuat Taman Vertikal Garden Sendiri Di Rumah Dengan Mudah

1. Hal pertama yang bisa anda lakukan Buat frame dan pada contoh kali ini kita akan menggunakan frame yang bermaterial baja ringan dengan ukuran sekitar 0,5 m x 1 m, kemudian pasang pada tembok menggunakan bolt fisher atau bisa gunakan jenis perekat lainnya setelah itu beri celah paling kecil  7 cm dari dinding. Hal ini dimaksudkan supaya media tanam tidak cepat langsung menempel pada tembok sebab akan lembap dan juga bisa membuat dinding tembok berlumut.

2. Silahkan anda simpan 2 lapis media tanam bisa gunakan velt sabut kelapa atau geotextile. Buat lubang untuk menanam dengan berjarak 12cm kebawah dan kesamping.

Baca juga : Taman Depan Rumah Minimalis Lahan Sempit

3. Gunakan tanaman yang sudah berakar, setelah sudah disiapkan silahkan tanam tanaman yang akan anda jadikan hiasan dilubang yang tadi dibuat. Hanya butuh sedikit waktu buat tanaman agar dapat tumbuh dan juga berkembang hingga seluruh media tanam tersebut tertutup rata serta yang kelihatan cuma tanaman yang subur saja. Pilih tanaman yang memang berimbang antara tajuk dan akar. Akar akan agak kuat dan kokoh menopang daun bila tajuknya lebih kecil serta bisa mencegah daun yang menjadi layu. Ini adalah konsep dasar dari kesimbangan tanaman yang mesti anda ketahui dalam membuat Taman Vertikal.

4. Untuk sesi pengairan, anda dapat memakai tehnik sistem irigasi, dengan begitu maka tidak akan menyita banyak waktu bagi anda. Untuk sistem irigasi, jarak pipa untuk pengairan baiknya 3 meter. Selain itu anda seting waktu penyiraman sebagai contoh 3 hingga 5 kali sehari dengan lama penyiraman selama 2 menit.

5. Pada dasarnya seiring pergerakan matahari tanaman ditaman vertikal memang hanya terkena sebagian sinar matahari saja. Maka dari itu keberadaanya sedikit kurang subur. Namun untuk mengatasinya kita bisa memberi pupuk secara rutin dan tetap terkontrol.

Baca juga : Contoh Taman Cantik Dari Barang Bekas

6. Nah, Setiap enam bulan sekali silahkan anda lakukan pemangkasan buat membuang daun-daun maupun dahan-dahan yang memang terlalu panjang dan juga mulai layu. Tahap ini amat sangat perlu di lakukan bila Vertical Garden yang ada dirumah anda mempunyai pola tertentu.

7. Bila taman vertikal garde anda menggunakan sistem drip irigasi, ada baiknya anda selalu melakukan mengecekan nosel kurun waktu enam bulan sekali. Selain itu juga cek penggunaan filter air yang digunakan secara periodik. Namun Bila Kualitas dari air cukup bagus serta bersih, anda cuma perlu cek filter air secara 2 minggu sekali.

Demikianlah informasi terbaru dari team kami mengenai Cara Membuat Taman Vertikal di Rumah Cantik. Semoga dengan adanya informasi diatas, bisa menjadi gambaran buat anda-anda dan anda semua yang ingin membuat taman vertikal. Terima kasih.

Cara Membuat Taman Vertikal Garden Sendiri Di Rumah Dengan Mudah | admin | 4.5